Sabtu, 22 Desember 2012
Kelak isi ulang ponsel tak perlu kabel
Sistem isi ulang nirkabel Qi diluncurkan pada 2008
Mengisi ulang ponsel pintar anda saat mengemudi sebentar lagi dapat dilakukan tanpa kabel atau adaptor.
Toyota berencana memperkenalkan sistem ini pada 2013 di sedang Avalon terbaru, menggunakan standar isi ulang bernama Qi.
Seorang analis mengatakan pada BBC bahwa opsi
itu merupakan bagian dari "paket teknologi" senilai $1.950 Toyota yang
dapat dinikmati mulai musim semi nanti.Untuk mengisi ulang, pengemudi hanya perlu meletakkan ponsel di alas, meski ponsel itu harus memiliki protokol Qi yang terintegrasi
Kenapa perempuan tidak tertarik berkarir di dunia IT?
Bulan lalu Yahoo menunjuk seorang "super geek"
atau "penggemar teknologi" sebagai presiden direktur. Tidak ada yang
aneh dari hal itu, kecuali ia adalah seorang wanita dan ia sedang
mengandung.
Meski bos teknologi wanita seperti Marissa Meyer
bukan hal yang terlalu langka, penunjukannya memicu lebih banyak
pemberitaan dibandingkan jika ia adalah lelaki.
Jadi kenapa ketika teknologi menjadi
bidang yang semakin populer, tidak ada banyak keinginan untuk bekerja
di dunia teknologi informasi (IT), terutama bagi perempuan?
Di Inggris, 84% profesional IT adalah lelaki.Banyak perusahaan yang menginginkan keterlibatan perempuan, dalam survey yang dilakukan oleh perusahaan rekrutmen IT CW Jobs, 64% mengatakan perusahaan akan diuntungkan jika ada lebih banyak perempuan di kantor.
"Ada konsep bahwa pria yang bekerja di bidang IT berambut panjang dan duduk di ruang minim udara membuat program sepanjang hari," kata direktur website perusahaan itu Richard Nott.
AS Uji Coba Robot Terbang Penembak Jitu
Rabu, 12 Desember 2012
BBM 7 Sudah Tersedia di App World
Intel Siapkan "Otak Mungil" untuk Ponsel dan Tablet
SoC biasanya digunakan di perangkat mobile, di mana persoalan ruang yang ditempati komponen dan konsumsi daya menjadi hal yang sangat vital
"Di masa lalu… fokus utama kami hanyalah mengembangkan transistor dengan kinerja yang lebih tinggi," ujar Mark Bohr, seorang pejabat senior Intel, seperti dikutip oleh Cnet. "Sekarang kami mengembangkan teknologi yang terdiri dari jenis transistor yang lebih luas… termasuk untuk tablet dan perangkat mobile."
Dua jenis perangkat itu -tablet dan smartphone- kian hari menyerap semakin banyak SoC. Ini merupakan masalah bagi Intel karena kebanyakan perangkat tersebut menggunakan SoC dari perusahaan saingannya, ARM.
Dalam rangka meningkatkan daya saing dalam hal ini, Intel menerapkan teknologi fabrikasi 22-nanometer berbasis teknologi "Tri-Gate 3D" untuk pertama kalinya dalam SoC. Teknologi ini diklaim menghasilkan prosesor yang berjalan lebih kencang antara 20 persen hingga 65 persen dibandingkan chip yang dibuat dengan teknologi 32-nanometer yang tersedia saat ini.
Teknologi 22-nanometer Tri-Gate sebenarnya sudah lebih dulu dipakai oleh seri prosesor desktop Intel Core i Generasi Ketiga (Ivy Bridge), tetapi belum pernah diterapkan di SoC. Intel yang selama ini selalu tertinggal di belakang prosesor PC dari perusahaan yang sama.
SoC Intel yang ada sekarang masih dibuat dengan teknologi 32-nanometer, termasuk prosesor Atom Z2760(Clover Trail) yang dipakai di perangkat-perangkat tablet Windows 8 dan Atom Z2460 (Medfield) yang dipakai di smartphone buatan Motorola dan Lenovo.
Intel belum mengumumkan SoC mana di masa depan yang akan dibuat dengan teknologi 22-nanometer Tri-Gate. Salah satu kandidat yang mungkin adalah SoC berkode nama "Silvermont" yang merupakan hasil perancangan ulang dari arsitektur Atom,
Rencananya, teknologi 22-nanometer Tri-Gate sudah bisa diterapkan pada produksi SoC secara massal pada 2013.
Langganan:
Postingan (Atom)